SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Desa Slogohimo Pertahankan Juara Karnaval

19

INFOSOLORAYHA.COM- Wonogiri, – Kontingen Desa Slogohimo keluar sebagai juara pertama Pawai Pembangunan dan Budaya 2018 Kecamatan Slogohimo yang digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke-73 (Minggu, 19/8).

 

Pagi hingga siang menampilkan kelompok sekolah dan instansi. Siang hingga sore menampilkan desa/kelurahan.

 

17 desa/kelurahan di Kecamatan Slogohimo menampilkan berbagai property. Pawai (karnaval) yang dimulai dari lapangan Bulusari dan panggung kehormatan di depan kantor kecamatan itu disaksikan ribuan warga masyarakat berjubel  memadati jalan yang menjadi route pawai.

 

“Agenda Pawai Pembangunan dan Budaya ini menjadi agenda wajib di Kabupaten Wonogiri. Disamping menjadi tontonan menarik, diharapkan menjadi media perekat kerukunan warga dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. Kedepan perlu ditata lebih agar menjadi tontonan khas Slogohimo. Forum Pimpinan Kecamatan Slogohimo dan panitia mengapresiasi semangat desa/kelurahan dalam menampilkan tiap-tiap potensinya. Siapapun juaranya; pemenangnya adalah warga Kecamatan Slogohimo,” kata Camat Slogohimo, Drs Khamid Wijaya.

 

Bintang pada pawai itu adalah Desa Slogohimo. 16 RT di Desa Slogohimo menyatu dalam sebuah kontingen besar dengan menampilkan berbagai bentuk replika property pawai sebagai keragaman potensi Desa Slogohimo, seperti; patwal kelompok merah putih, garuda Pancasila, traktor, erek, terong, duren, pohong, cengkeh (pertanian), kambing dan ayam (peternakan), buh decker, rumah sehat, tank baja, rudal, perahu, batik carnival, gunungan, reog (budaya), kura-kura, piala, kelompok silat BI (olahraga), TPA dan keagamaan, kerajinan anyaman hingga anjungan RD yang artistik penuh bunga kertas.

 

Tampilan mereka dipadu dengan kostum warna warni menyesuaikan thema masing-masing kelompok. Kekompakan warga lor ndalan itu layak diacungi jempol.

 

Lebih dari 400 orang menyatu dalam kontingen yang menunjukkan bukti kerukunan warga Desa Slogohimo. Mereka bahu membahu untuk mempertahankan predikat juara pawai tahun lalu.

 

“Tiap RT hanya mendapat stimulan dari Pemdes sebesar Rp 300 ribu. Tapi saya yakin tiap property yang disiapkan menghabiskan beaya jutaan rupiah. Partisipasi warga masih sangat kental, mereka bersatu padu menampakkan guyub rukun. Terima kasih kepada semua warga. Raihan juara ini layak mereka pertahankan dari tahun lalu maupun tahun depan,” papar Pj Kades Slogohimo, Slamet.

 

Para penonton yang tumpah ruah memadati jalur pawai dimanjakan dengan berbagai tampilan property dan tingkah polah menghibur peserta pawai.

 

“Tontonan yang menarik dan menghibur. Lokasi panggung kehormatan sampai tidak muat menampung animo penonton dan kurang kobet untuk atraksi para peserta. Tahun depan perlu dikemas lebih baik berkaitan mobilisasi route, arus lalu lintas dan pangung kehormatan,” ungkap Sunarsini, warga Klunggen.

 

Para juri memutuskan bahwa juara 1 diraih Desa Slogohimo, juara kedua Kelurahan Bulusari dan juara ketiga diraih Kelurahan Karang disusul berikutnya juara harapan; Desa Gunan, Desa Soco dan Desa Waru.(KR/Zul)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.