SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Embung Di Karangasen Menelan Anggaran 3,7 Milliar Rupiah

233
Pembangunan embung dengan luas 2 hektar ( Waduk mini) di Karangasem, Cawas, Klaten tengah kejar target rampung tahun ini 2019. ( Foto Taufiq/ Doc)

Klaten, Infosoloraya- Pembangunan proyek embung ( Waduk mini) di Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah saat ini terus berjalan pembangunannya dan kejar target rampung di tahun ini 2019, pembangunan embung berada tepatnya di Dukuh Bengkalan, Desa Karangasem.

Pembamgun proyek embung dengan luas 2 hektar itu akan mampu menampung air, pengendali air saat musim hujan tiba dan penampungan air ini akan mengalirkan air ke berbagai persawahan

Embung atau waduk mini diakui Surono, Kepala Pemerintahan Desa Karangasem sebagai perwujudan Pemerintahan Desa Karangasem benar- benar memperjuangkan pertanian agar lebih maju. Pihaknya mengaku perjuangan melobi merencanakan pembangunan embung sudah lama, sangat meletihkan dan butuh perjuangan keras dan doa.

Surono, Kepala Pemdes Karangasem, Kecamatan Cawas, Klaten saat tengah di ruang tamu Istana Negara ( Foto Dokumentasi Istimewa )

” Pembangunan proyek embung itu disamping untuk peningkatan hasil panen lebih meningkat dengan harapam panen tiga kali setahun juga pembamgunan proyek ini dilatarbelakangi daerah kami sering banjir saat musim hujan,” Kata Surono kepada media ini pada Selasa (10/9/2019)

Surono mengaku pembangunan proyek embung di desa Karangasem,Cawas, Klaten menelan biaya sangat besar berkisar kurang lebih 3,7 Miliar .

Anggaran sebesat itu diambil dari dana APBD Kabupaten Klaten. Pembangunan proyek ini ditangani Pemkab Klaten dan di awasi langsung Kejaksaan Negeri.

” Rencananya tahun 2019 akan rampung.. Cepat rampung atau tidak di tahun ini tinggal pimpinan pelaksana proyeknya dalam menjalankannya. Kita sich berharap cepat rampung mas,” Imbuhnya

Sekedar catatan, Desa Karangasem memiliki 9 Dukuh, 10 RW saat dipimpin Kades Surono sudah memiliki 7 titik sumur dalam yang merata di seluruh lahan pertanian.

Ke 7 titik sumur dari tiga sumur dalan diantaranya bantuan Jokowi senilai 150 Juta Rupiah.

Pembangunan embung ini mendapat apresiasi yang baik dari warga, seperti yang diungkapkan Mariono mengatakan pembangunan embung ini sangat bermanfaat bagi lahan pertanian.

” Alhamdulillah, berkat lobi yang ulet dan lama dari beliau pak Kades Surono dan semangat dukungan warga akhirnya embung bisa terbangun, gagasan embung sebenarnyq sudah beberapa tahun sudah digagas pak Surono,” Katanya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Harjoko mengatakan pembangunan embung pernah gagal dibangun tahun lalu 2018, karena terkendala teknis terkaiit perubahan desain, waktunya mepet saat musim hujan sehingga harus direvisi. Pembangunan embung ini saat ini tengah dikebut dan mengejar target cepat rampung 2019.( Taufiq)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.