Gerak Cepat Rescue SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia Atasi Banjir

# Kondisi wilayah lebak, Banten saat ini (5/1/2020) pulih kembali seusai kemarin diterjang banjir. Akibat banjir tersebut jaringan listrik dan komunikasi terputus#

Banten, Infosoloraya- Guyuran hujan dengan intensitas turunnya hujan nyaris tanpa henti menimbulkan air di sungai Ciberang meluap ke segala arah dan menggenangi beberapa desa di sepanjang alirannya. Termasuk kampung Sinday Kecamatan Sajira, Lebak. Banten.

Banjir terjang di lebak Banten setelah di guyur hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut ( Foto Dokumentasi Istimewa)

Mirisnya, akibat banjir kampung Sinday yang berada di wilayah desa Pajagan itu mendadak terisolir. Genangan air mengakibatkan aliran listrik dan jaringan komunikasi terputus. Beberapa bagian jalan juga rusak sehingga sukar dilalui kendaraan.  


“Saat kami tiba di kampung Sinday dua hari lalu, kondisinya sangat mengenaskan. Semua rumah warga digenangi air bercampur lumpur tebal. Sebagian rumah warga rusak parah. Warga kelaparan karena bahan pangan mereka rusak semua. air layak konsumsi juga tak ada,” kata ketua tim rescue SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) Edy Riansyah belum lama ini ( 4/1/2020).


Dalam keterangannya melalui Ahyar Stone, humas media SARIMI Muhammadiyah (5/1/2020) tertulis kondisi mereka menyasar kampung Sinday setelah mendapat informasi dari posko induk di kecamatan Sajira. 


Lantas, Edi bersama tiga personil Mapala Geompala Sekolah Tinggi Teknoligi Mutu Muhammadiyah (STTM) Tangerang, serta dua personil masing-masing dari Mapelba Banten dan Palapa Latansa, bergegas ke kampung Sinday. Mereka adalah relawan pertama yang berhasil menembus kampung Sinday.


Di kutip keterangan Ahyar Stone , Humas media rescue SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia(SARMMI) mengatakan para relawan SARMMI langsung mendirikan dapur umum, melakukan evakuasi warga korban banjir, serta membuat camp pengungsian di ruang SD yang tak terpakai.

Relawan juga membantu warga membersihkan rumah dan sarana ibadah, menyingkirkan puing-puing yang berserakan dimana-mana, mendistribusikan bantuan dan masih banyak lagi.

Sampai berita ini diturunkan Ahyar Stone mengatakan  kampung Sinday relatif kondusif. Kebutuhan pangan mulai ada. Meski begitu, pihaknya tetap berpesan ke warga agar mereka tetap waspada.( Taufiq/ Release Media SARMMI/AS)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.