SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Hari Jadi Kabupaten Wonogiri ke 271

0 58

Cikal Bakal Kabupaten Wonogiri | Foto : BagusINFOWONOGIRI.COM -WONOGIRI-Hari ini, Sabtu 19 Mei 2012 Kabupaten Wonogiri berulang tahun yang ke 271. Satu setengah tahun berjalan H. Danar Rahmanto menjadi Bupati didampingi Yuli Handoko sebagai Wakil Bupati.

Pondasi investasi telah dicanangkan pada awal tahun 2011, dan kini telah melebihi nilai investasi yang ditargetkan Rp.211.236.401.142,00 atau 195% lebih banyak dari nilai investasi yang ditargetkan Rp 107.831.000.000,-.Pondasi investasi tersebut untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya pemerintah yang kredibel dan efektif, masyarakaat yang berkualitas dan berahlak mulia dan tidak miskin.

Tahun 2012 dicanangkan tahun Pro-Rakyat, pembangunan dilaksanakan dari, oleh dan untuk rakyat. Berdirinya pemerintahan Wonogiri diawali Rabu Kliwon, 19 Mei Tahun 1741 Masehi di Dusun Nglaroh Pule, Selogiri. Disitulah embrio kerajaan kecil yang dibangun oleh Raden Mas Said alias Si Sambernyawa.

Kerajaan kecil ini menjadi cikal bakal lahirnya pemerintahan Wonogiri. Pada tahun 1990 dipimpin Bupati Oemarsono tanggal 19 Mei ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Daerah Tingkat II Wonogiri diatur Perda Nomor 5 tahun1990.

Raden Mas Said memotivasi rakyat dengan semboyan ”Tiji tibeh, Mati Siji Mati Kabeh, Mukti Siji Mukti Kabeh”. Konsep kebersamaan antar pemimpin, pejabat dan rakyat. Ajaran Raden Mas Said adalah Tri Darma. Mulat Sarira Hangrasa Wani, berani mati dalam pertempuran. Rumangsa Melu Handarbeni, merasa ikut memiliki daerahnya, Wajib Melu Hangrungkebi, dengan merasa ikut memiliki timbul kesadaran untuk berjuang hingga titik darah penghabisan demi Wonogiri.

Pemerintah Wonogiri mengaplikasikan melalui program Nggugah Deso, menggugah potensi Desa di Wonogiri. Tahun 2010 Wonogiri berhasil meningkatkan Produksi Beras di atas 5 % hingga mendapatkan penghargaan dari Presiden RI SBY. Produksi beras pertahun mencapai 365.083 Ton. Ketersediaan Raskin (beras keluarga mikisn) 11.000 ton per bulan.Luas wilayah 182.236,02 Ha. Jumlah penduduk sekira 1.252.930 jiwa di 294 Desa/Kelurahan di 25 Kecamatan. Tahun 2011 Wonogiri rengking ketiga se Jateng sebagai penghasil sapi potong dengan produksi 183.678 ekor.

Potensi kacang mete, cengkeh dan janggelan. Produksi mete 18.164 ton per tahun. Penelitian/survey kerjasama antara Pemda dengan Badan Survey Geologi Bandung hasil tambang Wonogiri antara lain galena, kalsit, andesit, trans, batu gamping dan batu pasir.

Terompet menjadi andalan Wonogiri dengan jumlah produksi 153.840.000 buah pada 2011. Handycraft dan batik Wonogiren dari akar wangi juga berhasil merambah pasar internasional.

Kinerja pembangunan dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data dari Bappeda 2010 angka IPM Wonogiri rata-rata 78,1. Angka itu diperoleh dari rata-rata perhitungan tiga indeks dimensi IPM yaitu Indeks Harapan Hidup (77,2), Indeks Pendidikan (78,8), dan Indeks Konsumsi Riil Perkapita (78,43). Sesuai standar global, capaian nilai IPM sebesar 78,1 menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan pembangunan manusia di Wonogiri tahun 2010 dalam tingkatan menengah.

Pendapatan perkapita di Wonogiri atas dasar harga berlaku, menunjukkan peningkatan. Tahun 2009 mencapai Rp 4.679.948,16 dan tahun Rp.2010 menjadi Rp 5.184.844,37 terdapat peningkatan Rp 504.896,21 sedangkan berdasarkan data dari Bappeda angka sementara pendapatan per kapita pada tahun 2011 menunjukkan angka Rp 5.860.683,89 atau naik Rp 675.839,52 dari tahun sebelumnya.[bagus@infowonogiri.com]

Tinggalkan pesanan