SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Pemkab Sukoharjo  Dianggap Belum Mampu Atasi Kerawanan Bencana ! 

1
Foto Ilustrasi:   Sukoharjo pernah mengalami  banjir besar di seluruh wilayah ( Dokumen )

Infosoloraya.com,Sukoharjo- Sukoharjo saat ini masih “menumpuk masalah’ terkait “belum mampunya”  Pemkab Sukoharjo menangani kerawanan banjir di 3 titik Kecamatan  seperti Kecamatan Mojolaban , Kecamatan Grogol, Kecamatan Polokarto.

Seperti yang diungkapkan  Eko, aktifis lingkungan dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Sukoharjo mengatakan “kegagalan ‘ Pemkab Sukoharjo belum mampunya mengatasi banjir saat musim hujan tiba dengan curah hujan intensitas tinggi menunjukkan kurang cepatnya Pemkab mengatasi berbagai persoalan.

” Ini menjadi PR Pemkab Sukoharjo untuk mengatasi kerawanan banjir, jangan terjadi banjir besar baru bingung,” katanya.

Secara terpisah saat Infosoloraya  meminta tanggapan terkait kerawanan banjir , Agus BPBD Sukoharjo  membenarkan 3 titik Kecamatan kerawanan banjir terjadi Mojolaban, Grogol, Polokarto.

” Iya bang dari ketiga titik seperti Mojolaban, Grogol,Polokarto sering dilanda banjir. 3 titik kecamatan ini  yang sering kita pantau kerawananan banjir, ” Kata Agus,BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kepada infosoloraya Kamis ( 21/12)

Menurut BPBD Sukoharjo di  Grogol khususnya di  Dusun Nusupan banyak rumah  yang  deket bantaran sungai Bengawan Solo, sementara di Kecamatan Mojolaban sebagian ada yang bertempat tinggal di bantaran sungai bengawan Solo dan sebagian dari  air anakan sungai yang airnya tidak bisa masuk ke bengawan Solo.

Sedangkan untuk Kecamatan  Polokarto juga sama karena luapan dari  kali Samin yang airnya tdak bisa  masuk ke bengawan Solo.

Saat ditanya persoalan banjir yang  belum terpecahkan,  bahkan dinilai sebagian warga Pemkab Sukoharjo kurang cepat menangani  masalah? Agus menepis anggapan itu, yang diketahuinya  Pemkab Sukoharjo  sendiri  sudah berusaha maksimal untuk menangani dampak banjir  dan Pemkab Sukoharjo sudah berkoordinasi dengan BBWS  pembangunan tanggul dan pemasangan pompa air.

Ditegaskan kembali saat ini BPBD Sukoharjo terus siaga memantau 3 titik Kecamatan tersebut.

” Di musim penghujan ini Desember 2017 sampai Januari 2018 kita tetap siaga dan siap diterjunkan team relawan jiika terjadi banjir, ” pungkasnya ( Zul)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.