SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Rumah Baca” Berdiri Di Dukuh Pinggiran Sukoharjo

208

 

Anak- anak membaca di rumah baca yang berdiri di sebuah dukuh pinggiran kabupaten Sukoharjo. ( Foto Taufiq )

 

Sukoharjo, Infosoloraya-Tidak banyak semua mampu tergerak untuk peduli, tetapi di tengah ketidakpedulian itu pasti ada yang tergerak peduli.

Dilatarbelakangi dari keprihatinan terhadap anak- anak banyak menyukai gadget dan bermain game online di sekitar lingkungan itulah “Rumah Baca Masyarakat Mutiara Hati”( RBMH) itu berdiri, di dukuh Genjeng RT 01/XI Karakan Kecamatan Weru Sukoharjo Jawa Tengah. Dukuh ini termasuk dukuh yang jauh dari kota Sukoharjo.

” Berawal dari keprihatinan itulah saya dan bu Nur Setio langsung mendirikan rumah baca mas, tak perlu berfikir panjang kita langsung bergerak bersama relawan mengumpulkan majalah anak- anak dan buku- buku,” ujar Alwan Totok Susanto.salah satu pendiri RBMH (20/9/2019)

Meski rumah baca masyarakat mutiara hati masih terbilang muda, berdiri April 2019, tetapi kegiatan sering dilakukan. Kegiatannya seperti mengadakan kegiatan baca bareng anak- anak bersama para relawan, melukis, mendengarkan dongeng. Kegiatan itu dilakukan dua minggu sekali.

Pihaknya mengaku melibatkan anak muda dan mahasiswa yang ada disekitar untuk menjadi relawan.

” Terkait pengelolaan sepenuhnya dari relawan yang masih kuliah dan berdomisili di kampung seperti Andri kebetulan adalah adik kandung saya bersama para relawan lainnya,” terangnya.

Masih ada semangat pagi untuk membaca dari anak-anak negeri di pinggiran Sukoharjo, Dukuh Genjeng, Karaan, Kecamatan Weru ( Foto Taufiq)

Alwan menyebutkan para relawan itu seperti Untung Chairil Andriyanto, Priska Nurul Hidayati,Septina,Annisa,Wisnu Mahardika dan tentunya semua pemuda pemudi Ikatan Pemuda Pemudi Genjeng sebagai relawan.

“Dari prepare sampai launching saya malah sama sekali enggak mendampingi para relawan mas,saya di Tangerang bergerak jemput donasi buku sana sini untuk rumah baca di desa,” kata Alwan yang saat ini merantau di Tangerang.

-Mendapatkan Bantuan Buku
.
Alhamdulillah dengan berjejaring di media sosial serta bergabung dalam donasi buku 1001 dan pustaka bergerak indonesia sangat bermanfaat untuk sharing dan saling berdonasi silang.

” Saya selalu menghimbau kepada para relawan pengelola tuk selalu sedikit meluangkan waktu guna mengecek buku- buku dan majalah agar enggak ke makan rayap,” tuturnya.

Sekedar catatan, saat ini rumah baca masyarakat mutiara hati memiliki 800 koleksi. Koleksi itu terdiri untuk anak, remaja dan umum.

Namun demikian, sumber rpengelola rumah baca itu menyebutkan koleksi bacaan itu lebih banyak untuk kalangan anak TK, SD . Sementara untuk bacaan kalangan SMP, SMA dan umum masih relatif kecil.

Harapannya nanti ke depan bisa mencakup semua kalangan masyarakat untuk pembacanya.
( Taufiq )

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.