SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Sedapnya ” Bakso dan Mie Ayam Pak Sabar “, Ini Rahasianya

88

Sukoharjo, Infosoloraya-Bisnis kuliner merupakan bisnis yang menggiurkan , tidak mengenal musim dan mampu bertahan. Seperti hal bisnis kuliner bakso , usaha bisnis kuliner ini tercatat mampu bertahan hingga sekarang.

 

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kuliner bakso ini bisa bertahan hingga sekarang, faktor penyebabnya adalah karena kuliner makanan bakso ini bisa mampu untuk menjadi kebutuhan kuliner jajanan atau kebutuhan makanan pokok.

 

 

Yang menariknya lagi para penggemar bakso memiliki pangsa pasar dari semua lapisan masyrakat.

 

Berawal dari inilah, Sabar Sutrisno memutuskan usaha bisnis kuliner bakso. Sabar memulai peruntungan di bisnis kuliner bakso sejak tahun 1991 di pinggir jalan Tawangsari- Kelir atau tepatnya 500 meter dari kantor Kecamatan Weru, Sukoharjo ( sebelum jembatan kedua). Tepatnya “Mi ayam dan Bakso” Pak sabar, dengan alamat Jlumbang, Desa Ngreco, Kecamatan Weru, Sukoharjo.

 

Ia mengaku sebelum jualan kuliner bakso, sabar sudah merintis dengan jualan mie ayam.

 

Selama beberapa tahun ia menjadi pedagang mie ayam. Dalam kurun waktu itu ia rajin belajar resep membuat bakso dan manajemen usaha bakso.

 

Setelah menguasai teknik pembuatan bakso, ia pun memutuskan memberikan tambahan menunya yang utama bakso, karena ia melihat bakso memiliki pangsa yang terus meningkat. Sabar merintis usaha dari nol dengan modal yang kecil.

 

” Bagi saya setiap memulai usaha harus di mulai niat yang baik baca Bismillah dan berani bekerja keras , Insya Allah kita akan dituntun langkah dengan baik,” kata Sabar, Pemilik Depot Kuliner Bakso ” Sabar” itu.

Biasa dipanggil pak Sabar mengaku depot kuliner baksonya mendapat tempat di hati penggemarnya. Penggemar baksonya tidak hanya di sekitaran Kecamatan Weru tetapi juga di luar kota.

 

Saat ditanya apa yang membuat penggemar bakso ” sabar” makin banyak penggemarnya, ia mengatakan resep racikan bumbunya menjadi prioritas terpenting dalam memberikan rasa lidah penggenar makin terasa sedap.

 

” Racikan bumbunya semua asli alami dan tidak ada bumbu yang instan,” ujarnya.

 

Saking ingin memberikan layanan baik buat konsumen, ia pun selalu memberikan tambahan rasa bakso kecap dan saos dengan selalu menjaga masa kadaluwarsa dan menjaga kualitas kecap serta saosnya.

 

Terkait harga bakso ” sabar” , pihaknya mengatakan bahwa harga bakso yang di jualnya bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

 

Tak ada yang bisa diungkapkan, selain Sabar ini bersyukur kepada Allah SWT atas jalan rejekinya yang halal ini dan mampu memberikan nafkah keluarganya serta mampu memberikan peluang kerja bagi karyawannya.

 

” Menjembut rejeki di jalan yang halal itu sangat terbentang luas mas, seluas rohman dan rohim Allah yang diberikan Allah lewat akal kita yang dituntun dengan Iman,” tandasnya (Taufiq)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.