SOLO | WONOGIRI | KLATEN | SUKOHARJO | KLATEN | KARANGANYAR | SRAGEN

Sosok Pesinden Di Karanganyar

-Di hari jadi Karanganyar, Pemkab Karanganyar menggelar wayang kulit dengan menghadirkan 17 dalang dan 102 pesinden.

126

Karanganyar, Infosoloraya- Sinden sebutan bagi para wanita penyanyi yang mengikuti irama gending gamelan di setiap pementasan wayang kulit.

 

Di Karanganyar yang di kenal segudang para pesinden dan dalang itu, belum lama Pemkab Karanganyar menggelar pementasan wayang kulit dengan menghadirkan 17 dalang sekaligus menghadirkan 102 sinden. Acara itu di gelar dalam rangka  hari jadinya Kabupaten Karanganyar (7/11/2019).

 

Infosoloraya menelusuri daerah yang dikenal  “segudang” dalang wayang kulit sekaligus segudang para pesinden yang cantik- cantik dan punya talenta untuk menbawa nama baik Karanganyar sebagai kawasan wisata dan budaya.

 

Sebut saja pesinden cukup terkenal Sri Hastuti dari Bulukerto, Mojogedang Karanganyar, Jawa Tengah mengakui para pesinden tidak sekedar tampil cantik tetapi juga harus punya suara vokal yang baik.

 

” Penampilan sinden itu penting mas, tapi suara vokal yang baik juga lebih penting, apalagi melantunkan vokal lagu- lagu jawa perlu keahlian khusus,” kata Sri Hastuti, pesinden kepada media ini (29/11/2019).

 

Sri Hastuti, pesinden yang juga istri Ki Tarwo Mudho Asmoro mengatakan pesinden itu punya karakter, kenapa punya karakter ? karena para pesinden di bentuk dari para seniman wayang kulit yang punya katakter.

 

Baginya, sinden dituntut ahli memiliki kemampuan mengalunkan suara berdasarkan penyesuaian nada irama dalam lagu gending.

 

Saat ditanya lagu  yang sering disuarakannya ?  ia menyebut seperti lagu Seragenan, Srihuning, Caping Gunung.Tetesing Tresno, Lungiting Asmoro, Jineman, Ayun ayun.
Ia mengaku awal perjalanan menjadi sinden karena mengikuti sejarah darah seni, juga karena bukan segampang memelajari seni dan budaya khususnya pesinden,agar seni tetap eksis di mata dunia.

 

” Saya jadi sinden ini tidak lepas dari  keluarga saya juga ada darah seniman mas,” katanya ditengah kesibukannya. ( *)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.