Warga Grumbulpring Plesungan Menolak Pembagunan Pengelolaan Sampah

INFOSOLORAYA.COM-Karanganyar, Puluhan warga Grumbulpring Kelurahan Plesungan menolak pembangunan pengolahan sampah di wilayah RW 15 dan RW 03. Tepatnya di wilayah RT 07, RT 02 dan Perumahan Graha Pratama Regency.

Warga mendatangi kantor kelurahan di dampingi Kuasa Hukum dari kantor Pengacara Effendi Sihahaan meminta Kepala Desa Plesungan Waluyo untuk menghentikan pembangunan pengelohan sampah sebelum ada sosialisasi dengan warga yang terdampak. Selasa (12/5)

Ketua RW 03 Grumbulpring, Bayu Sutiyono mengatakan, alasan penolakan lokasi tersebut berdekatan dengan lokasi pemukiman jarak kurang dari 200 meter dari lokasi pemukiman.
“Jika ini dilanjutkan akan menimbulkan polusi udara dan pencermaran air di sekitar lokasi dampaknya sangat luar biasa. Bahkan hal ini bertentang dengan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA, pasal 23 ayat 3 dan 4,” jelas Bayu.

Koordinator Aksi Keprihatinan Dampak Polusi Sampah Yohanes Christianto menuturkan, warga menolak pengelolaan sampah dengan proses pembakaran, selain berbahaya berdampak buruk bagi kesehatan juga merugikan individu maupun masyarakat disekitarnya.
“Pengelolaan sampah dengan system pembakaran bertentangan dengan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang PENGELOLAAN SAMPAH Bab V pasal 17,” tegas Ketua Paguyuban Perumahan Graha Pratama ini.

Sementara Kuasa Hukum Warga Effendi Sihahaan meminta warga agar tidak melakukan tindakan anarkis dan bertindak santun dalam menyampaikan aspirasi. Bahkan apa yang dilakukan warga Grumbulpring tersebut sangat apresiasi karena dilakukan sudah benar sesuai dengan jalur hukum.
“Kami telah mengirimkan surat kepada pihak lurah plesungan agar mohon menghentikan sementara pembangunan pengolahaan sampah tersebut sebelum adanya mediasi dengan warga,” terang Effendi.(Zen Zaini) Editor Baguss

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.